Sebagai titik awal sejarah Gereja Majelis GBKP Padang Bulan Km.7 Medan, diawali dengan pertemuan beberapa orang Suku Karo yang berdomisili di wilayah Simpang Gudang dan sekitarnya pada Tahun 1955.
Keinginan untuk membuat kebaktian dan belajar Alkitab, yaitu tentang kasih yang telah disampaikan didalam Tuhan Yesus. Berhubung pada waktu itu, Gereja GBKP yang terdekat dengan wilayah Padang Bulan adalah GBKP Majelis Batang Serangan yang berada di Kecamatan Medan Baru, sementara yang terdekat menuju ke arah Berastagi adalah GBKP Pancur Batu yang berada di Kecamatan Pancur Batu.
Letak kedua Gereja GBKP tersebut sudah terlalu jauh dari sepanjang Jamin Ginting, mulai Sumber Nongko sampai ke Lapangan Tembak. Oleh sebab itu, wilayah Pelayanan GBKP Majelis Batang Serangan sudah cukup luas sampai ke wilayah Simpang Kwala Padang Bulan. Daerah sepanjang Padang Bulan (Jl. Jamin Ginting) yang banyak dihuni Suku Karo, juga telah banyak menganut Agama Kristen.
Berhubung karena jarak untuk beribadah bagi orang Kristen yang bertempat tinggal di Jalan Jamin Ginting terlalu jauh ke Sei Batang Serangan dan ke arah Pancur Batu maka muncullah inisiatif dari beberapa Suku Karo yang bertempat tinggal di Simpang Pos / Simpang Kwala Padang Bulan, untuk membuka Kebaktian dan sekaligus belajar Agama Kristen.
GBKP menjadi keluarga Allah yang diutus mengerjakan misi Allah di dunia bagi seluruh ciptaan (Mrk. 16:15; 1 Pet. 2:9-10)
Ketua Runggun GBKP KM-7
"Shalom, Damai Sejahtera bagi kita semua.
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yesus Kristus karena kasih karunia nya kita selalu diberikan kekuatan dan kesehatan. Selamat datang dan selamat beribadah di gereja GBKP Runggun Padang Bulan KM-7 Klasis Medan Delitua
Tuhan Yesus Memberkati."
Mejuah-juah
-- Pdt. Johanna br. Ginting, M.Th --
Ketua Runggun
Sekretaris Runggun
Bendahara Runggun
Kabid Koinonia
Kabid Marturia
Kabid Diakonia